|
|
PENGAMBILAN VAKSIN |
|
|||
|
SOP |
No. Dokumen |
: |
…………. |
||
|
No. Revisi |
: |
…………. |
|||
|
Tanggal Terbit |
: |
………… |
|||
|
Halaman |
: |
……….. |
|||
|
PUSKESMAS KLATEN SELATAN |
|
drg. E Dwi Atmanti Nuswantari NIP. 19630717 199303 2 002 |
|||
|
1. |
Pengertian |
Mengambil vaksin dari kabupaten ke puskesmas
sehingga sampai ke sasaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
2. |
Tujuan |
Agar pelayanan
imunisasi dapat berjalan dengan lancar sampai ke sasaran |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
3. |
Kebijakan |
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
4. |
Referensi |
1. Modul
pelatihan tenaga pelaksana imunisasi puskesmas tahun 2006 2. Pelatihan
safe injection departemen kesehatan RI dan PATH tahun 2005 3. Peraturan
Menteri Kesehatan RI no 42 tahun 2013 tentang Penyelenggarakan Imunisasi |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
5. |
Alat dan
Bahan |
1.Alat a. Surat pengantar kebutuhan vaksin b.Blangko kebutuhan vaksin c.Cool Box d.Vaccine carrier e.Cool pack 2.Bahan a. Vaksin b. Pelarut vaksin c. Dropper polio |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
6. |
Langkah-langkah |
1. Petugas
menyiapkan kebutuhan vaksin untuk 1 bulan plus 1 minggu, atau stok maksimum 2. Petugas
membawa surat pengantar permintaan
vaksin dari puskesmas 3. Petugas
menyiapkan cool box yang telah diberi cool pack 4. Memasukkan
vaksin yang diterima dari dinas kedalam cool box sampai ke puskesmas, untuk
pelarut dan dropper tidak di masukkan dalam coolbox 5. Petugas
menyimpan vaksin dalam lemari es buka atas ( RCW 50 EK) di puskesmas 6. Memasukkan
vaksin dan pelarut vaksin ke dalam vaccine carrier yang telah diberi coolpack
diatas diberi busa,lalu tutup 7. Vaksin
siap di bawa |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
7. |
Bagan Alir |
Memasukan
vaksin ke cool box yang sudah di beri cool pack |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
8. |
Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan |
a. Vaksin
dari lapangan yang masih utuh diberi tanda khusus untuk didahulukan
penggunaannya pada jadual berikutnya selama VVM masih baik b. Semua
sisa vaksin yang sudah dibuka pada kegiatan lapangan tidak dapat digunakan
lagi. c. Pada
pelayanan statis vaksin yang telah dibuka masih dapat digunakan lagi dengan
ketentuan, lihat dokumen terkait |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
9. |
Unit Terkait |
a. BP b. KIA c. Puskesmas
pembantu d. PKD |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
10. |
Dokumen Terkait |
a. SOP
Pengelolaan Vaksin Yang Telah Dibuka Pada Pelayanan Statis b. SOP
Penyimpanan Vaksin |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
11. |
Rekaman Histori Perubahan |
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||


